Kesungguhan

Sahabat-sahabat saya, "Dan Allah menunjukan siapa saja yang dikehendaki jalan menuju surga" , ini tidak berarti Allah hanya memberikan hidayah dan surga pada orang-orang tertentu saja , kita semua memiliki kesempatan yang sama agar memperoleh semua itu atau kadang sebenarnya hidayah itu telah datang namun kita mengabaikannya. Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk memperoleh hidayah itu? Berdoa, agar kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang memperoleh hidayah taufiqi dimana segala yang kita lakukan adalah sedekah sehingga mempermudah jalan menuju surga. Berdoalah : "Ya Allah, berikanlah kami kekuatan untuk selalu menyambut kehadiran cahayaMu dengan genggaman erat yang takan terlepas hingga ajal datang merenggut". sahabat saya yang sungguh sangat baik hatinya, Allah itu Maha pengasih lagi Maha Penyayang, berprasangkalah yang baik kepada Allah karena sesungguhnya Allah itu sesuai prasangka hambanya. Allah tidak pernah tidur,Allah Maha Pendengar dan Pengabul segala doa kita, maka itu tunjukanlah KESUNGGUHAN kita karena kesungguahnlah yang membuat kita pantas untuk diberi, lantas bagaimana wujud kesungguhan kita?
1. Rela dengan dunia yang sedikit <dengan catatan kita telah berusaha sebelumnya> , pengertian rela disini adalah tidak merasa bahwa nikmat yang ada sebagai nikmat yang sedikit. Orang yang kaya dan miskin itu sama, orang kaya tidak memiliki apa-apa karena sebagian besar uangnya disimpan di bank dan orang miskin juga tidak memiliki apa-apa karena banyak dari rezekinya masi berada di sisi Allah. Jadi sahabatku bersyukurlah dengan hasil anda sekarang walaupun itu sedikit karena banyak sekali yang masih berada di sisi Allah S.W.T. Kita dekap kenyataan manis dan pahitnya di dalam kehidupan ini dalam dekapan yang sama mesra :)
2. Bersyukur atas musibah karena musibah meupakan taburan bunga menuju ke surga, beruntunglah sahabat-sahabatku yang diberi banyak kesulitan karena engkau sedang ditunjukanNya jalan mudah menuju surga :) . Keuntungan musibah menurut Umar Bin Khatab adalah : musibah itu tidak dalam urusan agamaku sehingga tidak akan merusak iman <bersabar> , tidak lebih besar dari yang sebenarnya ada <kalau dalam bhasa jawa "untung cuma lecet tidak sampai patah"> , dan ini yang paling penting sesungguhnya Allah akan membalas dengan balasan yang besar. Tetap hadapi segala masalah dan musibah dengan senyuman dan positif thinking :)
3. Memilih yang sedih diantara yang bahagia , dengan kata lain kita harus MAU SUSAH karena akhirat yang luar biasa hanya diperoleh orang-orang yang mau susah berjuang di jalan Allah
4. Membalas kejahatan dengan kebaikan, terkadang ada pikiran nakal "kalau dibaikin ntar malah tambah nglunjak!!" itu bukan urusan kita , yang perlu kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya
5. Meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya pemberi nikmat, tidak mempergunakan nikmat untuk melakukan hal-hal yang tidak diizinkan Allah, yaitu : menggunakan nikmat hanya untuk melakukan dosa (ex; maksiat) , melakukan hal-hal yang tidak ada manfaatnya dan melakukan hal-hal yang tidak semestinya.

Intinya kita harus selalu berprasangka yang baik kepada Allah S.W.T, menunjukan kesungguhan kita dan bersabar serta ikhlas dalam setiap keadaan :)


Sedikit coretan saya semoga bermanfaat dan Allah S.W.T senantiasa melindungi dan mempermudah segala urusan kita baik di dunia maupun di akhirat kelak


Salam :)

0 komentar:

Posting Komentar